Uncategorized

Review drama Miss Hammurabi | Cuap Cuap Bella’S ~

Pagi ~ yang kepagian hehe

Kali ini gue mau รพ drama korea yang akhirnya bisa gue tamatin selama 1 bulan lebih. Kenapa lama banget ya? Yang pasti bukan karena drama ini gak menarik, justru menarik banget!

Gue penyuka drama/film/fiksi yang plotnya gak jauh dari realita, tentu genre “Drama” selalu melekat di alur cerita semacam ini.

Kenapa gue suka cerita yang gajauh dari realita? Biasanya ‘kan orang-orang membaca novel atau menonton film yang fantasinya kebangetan, karena pingin refreshing dari kenyataan. So, kenapa gue kebalikannya? Jawabannya simple sih, “Jangan mimpi ketinggian, jatuhnya sakit lho,”.

Okay! Balik lagi ke ulasan. Miss hammurabi adalah drama korea yang tayang ditahun ini, memang sih rating di korea nya standar, tapi yaaa lo tau lah.. gak semua orang bisa liat kualitas drama dari alur ceritanya. Eits! Akting para pemain yang sangat jempolan sekali, membangun cerita lebih hidup dan realistis.

Profesi utama yang menjadi pokok drama ini adalah HAKIM. Wah, bikin dagdigdug pas gue baca sinopsisnya. Selain hiburan juga dijadikan media belajar tentang kehakiman dan gambaran dibalik putusan hakim.

Pandangan gue terhadap hakim dan jajarannya seketika berubah ketika nonton drama ini. Kesimpulan inti drama ini “Hakim juga manusia, punya salah punya hati” #eh kayak liri lagu yaak wkwkwk.

Yuk ah lanjut! Drama ini juga menjelaskan individu yang menjadi hakim WAJIB TIDAK MEMIHAK, baik korban atau terdakwa. Tidak boleh menunjukan emosi dalam bentuk apapun selama persidangan berlangsung. Membuat putusan/vonis sangaaatlah tidak mudah, karena hanya sebuah ucapan vonis dapat membuat hidup seseorang atau kelompok berubah drastis.

Sampai-sampai ada dialog antara pemain yang berperan sbg Ketua majelis, kurang lebih:

“Tidak salah berprinsip tajam keatas, tumpul kebawah. Tapi, ketika di persidangan kita sbg Hakim tidak boleh memihak. Walau tahu siapa yang menjadi korban, kita harus berpedoman pada bukti juga aturan.

Ucapan (vonis) mu adalah musuh utama. Karena sebuah vonis bisa membuat orang lain menderita juga membuat dirimu bersalah lebih dari terdakwa.”

Selain membicarakan tentang dunia hakim dan pengadilan, drama inj juga menyinggung soal harga diri disebuah organisasi.

Seorang hakim yang terkukung oleh hirarki dan koneksi. Hanya 0,1% hakim yang bersih tanpa koneksi, dan dia pun tidak naik jabatan. Sisanya? Ya, kebalikannya ๐Ÿ˜ง.

Banyaaak banget sih yang menarik di drama ini, silahkan di tonton saja ๐Ÿ˜€ untuk tempo cerita di drama ini seperti pada cerita di genre yang sama, “lambat dan santai”.

So, suka cerita yang realistis?! Pas banget! Kalian harus nonton Miss Hammura ๐Ÿ˜

.

.

.

.

Bye ๐Ÿ˜˜

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s